Kita Bukan Robot
Teman-temanmu
itu bukan robot yang nggak punya rasa bosan untuk selalu menanggapi semua smsmu
yang masuk ke inbox dia. Apalagi isi smsmu itu cuma cerita galo.
Kamu
juga bukan robot yang harus terlihat sempurna di hadapan semua orang termasuk
teman-temanmu. Sesekali terlihat kejam, garang, cuek, itu bisa jadi bahan
penyedap menjalani hidp yang Cuma sekali ini!
“Being
normal is so boring” kata Ady Permana, guru saya dalam dunia per-tweeteran,
yang jenis kelaminnya masih tanda Tanya. Tapi, pepatah lama mengatakan, “Jangan
lihat dari siapa kalimat itu terucap tapi apa lihat yang dia ucapkan”
Senin
terakhir di bulan November, hujan pertama yang membasahi tubuh saya.
Ceritanya
sehabis pulang dari kampus tempat menuntut ilmu (sampai sekarang masih jadi
misteri, apa kesalahan ilmu sampai harus dituntut oleh banyak orang), dari awal
melangkah keluar gerbang kampus, sudah berasa tetesan ajaib yang jatuh dari
langit. Pas nunggu angkutan umum, makin gede itu tetesan ajaib, makin banyak pula yang turun. Dan
alhasil, byuuuuuurrr… hujan deras turun di Surabaya.
Dari
balik kaca angkutan umum, saya lihat pasukan air yang datang dari langit
menyerbu tanah bumi pertiwi (ceilah!). 700 m dari hunian saya, pasukan air itu
belum juga ada niatan untuk berhenti menyerang bumi. Dan akhirnya, 650 m dari
rumah hunian saya, saya terpaksa basah basahan menahan serbuan dari ribuan
pasukan yang menyerbu.
Sedikit
aneh pas waktu lihat diri sendiri. Bukannya diri sendiri yang pake jas hujan
malah tas yang isinya nggak karuan pakai jas hujan. Betapa hebatnya manusia,
lebih milih dirinya kehujanan daripada harus tasnya yang kehujanan.
Dan
ini yang keseringan terjadi.
Pas
di jalan, hujan deresnya minta ampun, yang mengharuskan – mau gak mau – harus basah
kuyup di jalan.
Pas
nyampe rumah, mendadak hujannya reda, muncul matahari kayak di Teletubbies
ngetawain saya yang berhasil dia kibuli.
Tadi
pas ditunggu supaya reda, gak reda.. reda..
Sekarang
giliran sudah menginjak kaki di tanah suci rumah kontrakan, mendadak berhenti
seketika.


makanya, dont wait for that kind of think
BalasHapus