Transformasi Nama Kampus
Akhir tahun ini di kampus saya sedang menjadi trending topic masalah transformasi IAIN (Institut Agama Islam Negeri) menjadi UIN (Uneversitas Islam Negeri).
Boo~~ Hampir dari semua kalangan, mulai dari mahasiswa sampai dosen sampai ke tukang bawa kunci gedung, semuanya pada ngomongin masalah ini.
Ada satu kejadian lucu. Sore itu salah satu teman saya sedang membagikan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa). Mereka lihat di sisi atas kartu itu, lalu mengeluarkan suaranya yang cukup menggoyangkan gendang telinga saya, "Kok masih IAIN sih! Ganti ! Ganti ! Kita kan sudah resmi jadi UIN kenapa KTM nya masih IAIN?"
Sahabat-sahabatku yang tercinta yang suka mainan facebook, itu cuma sekedar nama. Institut, Universitas, Sekolah Tinggi, itu cuma nama. Memang kalau dilihat dari tingkatannya, Institut itu tingkatnya lebih rendah dibandingkan dengan Universitas. Tapi, ah, come on~
Kalau cuma nama kampus kalian saja yang berubah tapi isi dari otak kalian nggak ada perubahan, ya sama saja. Coba lihat ITS, ITB, IPB, mereka semua institut tapi mereka bisa bersaing dengan universitas. Nama mereka cukup terkenal. Peminatnya cukup tinggi. Prestasinya segudang.
Jadi intinya, terserah mau kampus kalian namanya apa. Yang penting kalian niatnya cari ilmu yang manfaat, Yang barokah, lillahi ta'ala. Yang kemudian bisa untuk memajukan bangsa dan negara. Minimal memajukan dirimu sendiri.
Boo~~ Hampir dari semua kalangan, mulai dari mahasiswa sampai dosen sampai ke tukang bawa kunci gedung, semuanya pada ngomongin masalah ini.
Ada satu kejadian lucu. Sore itu salah satu teman saya sedang membagikan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa). Mereka lihat di sisi atas kartu itu, lalu mengeluarkan suaranya yang cukup menggoyangkan gendang telinga saya, "Kok masih IAIN sih! Ganti ! Ganti ! Kita kan sudah resmi jadi UIN kenapa KTM nya masih IAIN?"
Sahabat-sahabatku yang tercinta yang suka mainan facebook, itu cuma sekedar nama. Institut, Universitas, Sekolah Tinggi, itu cuma nama. Memang kalau dilihat dari tingkatannya, Institut itu tingkatnya lebih rendah dibandingkan dengan Universitas. Tapi, ah, come on~
Kalau cuma nama kampus kalian saja yang berubah tapi isi dari otak kalian nggak ada perubahan, ya sama saja. Coba lihat ITS, ITB, IPB, mereka semua institut tapi mereka bisa bersaing dengan universitas. Nama mereka cukup terkenal. Peminatnya cukup tinggi. Prestasinya segudang.
Jadi intinya, terserah mau kampus kalian namanya apa. Yang penting kalian niatnya cari ilmu yang manfaat, Yang barokah, lillahi ta'ala. Yang kemudian bisa untuk memajukan bangsa dan negara. Minimal memajukan dirimu sendiri.


wah, s@y@ dulu cuman di intitut.... tokusatsu.... sendirian lagi
BalasHapus