4 Desember 2013
Rabu, 4 Desember 2013, menjadi tonggak dari serangkaian acara yang diadakan oleh IAIN Sunan Ampel Surabaya untuk menyambut perubahan status menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya. Dimulai dari lomba desain logo UIN Sunan Ampel Surabaya, lomba orasi ilmiah, lomba desain Subdomain Website UIN Sunan Ampel Surabaya, jalan sehat, Doa bersama dan Tasyakuran, beberapa seminar dan pelatihan, dan yang menjadi puncaknya adalah hari ini, peresmian secara simbolik perubahan status IAIN menjadi UIN.
Untuk meramaikan acara ini, pihak rektorat mengundang kepala MAN dan MAS se-Jawa Timur, serta para pimpinan PTAIN se-Indonesia. Beberapa tamu spesial juga turut hadir dalam acara ini, seperti Ketua Menteri Agama RI, Suryadharma Ali, dan Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Saifullah Yusuf selaku Wakil Gubernur Jawa Timur.
Menurut jadwal, Suryadharma Ali bersama Gus Ipul dan Pak A'la akan mengikuti acara peresmian ini dari awal sampai akhir. Tetapi, karena ada tugas dari Presiden untuk mendampingi kunjungan SBY ke Sampang, Madura, sehingga Suryadharma Ali hanya bisa mengikuti acara ini dari pukul 14.30 sampai 16.16.
Acara ini diadakan di gedung Auditorium UIN SA. Sejak pagi hari, para pengurus SEMA dari berbagai fakultas sudah bersiap menyambut para tamu undangan di sepanjang jalan menuju Gedung Auditorium. Dengan memakai almamater sambil membawa bendera logo UINSA, mereka dengan wajah senang menyambut para tamu undangan yang mulai berdatangan.
Acara ini diawali dengan pengumuman juara lomba orasi ilmiah, pengenalan logo dan jingle UIN SA kepada para tamu undangan. Dengan dipandu oleh 2 pembawa acara yang masing masing menggunakan bahasa Indonesia dan bahasa Arab. Dilanjutkan dengan seminar pendidikan. Sambil menunggu tamu spesial datang, para tamu undangan dipersilahkan menikamati makan siang yang telah disediakan oleh pihak UIN SA disamping gedung Auditoruim.
Sekitar pukul 15.04, tamu yang dinanti-nantikan akhirnya memasuki gedung Auditorium. Menteri Agama RI, Suryadharma Ali, disusul Rektor UIN SA, Abdul A'la dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf beriringan memasuk gedung.
IAIN Sunan Ampel Surabaya resmi menjadi UIN Sunan Ampel Surabaya ditandai dengan adanya pemukulan bedug sebanyak 9 kali oleh Suryadharma Ali. Setelah memukul bedug dan menandatangani batu pengesahan, beliau segera bergegas meninggalkan tempat.
Di luar sempat terjadi aksi dorong antara wartawan dari beberapa media dengan anggota Resimen Mahasiswa (Menwa). Saat hendak mewawancarai pak Menteri, anggota Menwa membentuk barisan barikade yang membuat wartawan sulit untuk mewawancarai pak Menteri. Hal ini membuat para wartawan naik pitam.
Pihak Menwa, Rektor, dan Suryadharma Ali pun meminta maaf atas kejadian ini. Hal ini disebabkan karena Presiden meminta untuk segera kembali ke Madura.


Komentar
Posting Komentar