Edisi PPL 2

Hallo. Terima kasih sudah menyempatkan maktunya buat berkunjung di blog sederhana.

Awal pertemuan pasti ada rasa canggung. Awkward. Maklum, masih penjajakan pertama.

Rasa gak klop, gak klik, gak sinkron, itu pasti ada. Mengingat kita dari jurusan yang berbeda, latar belakang yang berbeda, serta habitat yang berbeda.

Tapi kita mencoba meleburkan itu semua kedalam kata "Sungkan". The power of Javanese People. Sungkanan. Mau negur ini, sungkan. Mau bilang itu, sungkan. Ingat setiap kali sekolah lagi ada acara makan besar? Sebenarnya kita pengen, tapi karena sungkan, kita milih lari ke Musholla.

Pasti pernah ada masa dimana kita cek cok karena perbedaan pendapat. Kesabaran sudah berada pada limitnya sehingga keluarlah kata kata yang sedikit menggores hati. Tapi itu nggak lama. Sekali lagi, The Power of Javanese People. Orang Jawa cenderung cepat memaafkan dan cepat melupakan. Sekali perang tersebut  pecah, selesai sampai situ. Hari hari berikutnya seakan kita melupakan permasalahan yang menjadi akibat peperangan.

Waktu tujuh minggu mungkin sudah cukup untuk mengetahui bagaimana tingkah polah pribadi masing masing. Ternya Mufi itu orangnya begini, Muti itu begitu, Fifi itu sukanya gini, Ifa itu sukanya gitu, Wenny itu begini, Luluk itu begitu, Mina itu sukanya ini, Azis itu begini dan Muqfit itu orangnya seperti itu.

Saya pribdai meminta maaf apabila selama kurun waktu 7 minggu kemarin ada perbuatan serta tutur kata, baik di WA maupun secara langsung, yang sempat menyinggung hati kalian, tolong dimaafkan. Mufi memang orangnya suka ceplas ceplos.

Kalau ketemu Mufi di kampus atau dimanapun, tolong disapa. Mufi orangnya suka cuek. Kalau jalan suka gak memperhatikan sekitar.

Terakhir, semoga pengalaman PPL kita gak sia sia. Tetap komunikasi satu sama lain. Find me on LINE @lailamufi_2, Twitter @lailamufi, Facebook Lailatul Mufidah, dan BBM D2C45DB3. ^_^

Sukses buat kita. Sukses buat proposal dan skripsinya. :)

Komentar

Postingan Populer