Merindu KKN

Ketika aku merindukan KKN, aku berpikir ulang, apakah aku merindukan suasana KKN, ataukah merindukan orang orang yang terlibat dalam KKN? Orang orang yang beradaa di grup KKN 62 PAR 2017 lebih tepatnya.

Tepat satu bulan setelah kepulangan dari Genjor, Bojonegoro pasca tugas negara, menjalankan program Kuliah Kerja Nyata. Tinggal 1 atap selama 30 hari dengan orang orang baru, bukan hal yang mudah buatku untuk beradaptasi. Terlebih aku anaknya suka diam di awal, dan ugal di akhir.

Jujur, aku merindukan suasana begadang ngerjakan proyek bersama dua orang itu. See ! I typed it. I miss how ridiculous they are. I miss how they manage the group. I miss how big their sacrifices as a man in this group. The true man in this group.
I just... Miss them. 

Terima kasih Gusti. Engkau selalu mempertemukanku dengan orang orang hebat. Orang orang yang memorable di hidupku. Orang orang yang mampu mengalihkan sejenak sebagian duniaku. Ya, hanya sejenak. Sampai akhirnya aku sadar, siapalah diriku ini.

Aku sudah diterima menjadi bagian dari mereka, itu sudah cukup. Bisa berbincang, berdikusi, tertawa lepas bersama mereka, itu sudah menjadi memori yang sangat berharga di hidupku. Kalau boleh meminta, aku tidak ingin melupakan setiap detik suasana KKN. Kalau boleh meminta, aku ingin kembali ke masa itu. Merasakan kembali suasana canggung, tegang, sedih, canda, tawa, bahagia, haru, bersama mereka.

Ditulis di kamar kesayangan, di atas kasur ternyaman.

Minggu, 19 Maret 2017.

Komentar

Postingan Populer